Ada yang dapat kami bantu? :)

Kembali ke Beranda
MAHASISWA PASCASARJANA IAD PROBOLINGGO DISEMINASIKAN RISET MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI MALAYSIA

MAHASISWA PASCASARJANA IAD PROBOLINGGO DISEMINASIKAN RISET MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI MALAYSIA

21 July 2026 2 weeks ago

GENTING HIGHLANDS – Mahasiswa Pascasarjana Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo mendiseminasikan hasil penelitian mengenai manajemen pendidikan Islam dalam forum akademik internasional yang diselenggarakan di Institut Aminuddin Baki (IAB) Cawangan Genting Highlands, Malaysia, pada Selasa (21/7).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian Short Course Malaysia 2026 yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen Pascasarjana IAD Probolinggo. Melalui forum ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menyampaikan hasil penelitian, berdiskusi dengan akademisi Malaysia, serta menerima masukan langsung dari tim peneliti Institut Aminuddin Baki.

Institut Aminuddin Baki merupakan institusi kepemimpinan pendidikan nasional yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Malaysia. Lembaga ini memiliki visi menjadi pusat pembangunan kepemimpinan pendidikan yang unggul dan berperan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi para pemimpin pendidikan. IAB juga menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan pengembangan profesional untuk mempersiapkan pemimpin sekolah, pemimpin pelapis, serta pengelola institusi pendidikan di Malaysia.

Dalam forum tersebut, empat mahasiswa Pascasarjana IAD Probolinggo tampil sebagai presenter utama yang mewakili kelompok penelitiannya masing-masing. Beragam tema yang dipresentasikan menunjukkan perhatian mahasiswa terhadap kepemimpinan transformasional, tren penelitian manajemen pendidikan Islam, pengembangan peserta didik di pesantren, serta psikologi pendidikan Islam dalam konteks madrasah.

 

Presentasi pertama disampaikan oleh Syamsidar bersama anggota kelompoknya, Miftahul Jannah dan Devita Hamidah. Kelompok ini mempresentasikan penelitian berjudul “Transformational Leadership in Educational Quality Improvement: Mapping the Intellectual Structure and Global Research Trends.”

Penelitian tersebut memetakan perkembangan kajian kepemimpinan transformasional dalam peningkatan mutu pendidikan. Kajian ini mengidentifikasi struktur intelektual, kecenderungan tema, pola keterkaitan antartopik, serta arah perkembangan penelitian global mengenai peran kepemimpinan transformasional dalam mendorong perubahan dan peningkatan kualitas lembaga pendidikan.

Presentasi berikutnya disampaikan oleh Annisa Maryam Nurrohmah bersama Emilia Nurwati dan Salasiah. Mereka membawakan penelitian berjudul “Mapping Research Trends and Future Directions in Islamic Education Management: A Qualitative Literature Review.”

Penelitian tersebut mengkaji perkembangan tema-tema utama dalam manajemen pendidikan Islam melalui telaah literatur kualitatif. Selain memetakan kecenderungan penelitian yang telah berkembang, kajian ini juga mengidentifikasi berbagai ruang yang masih terbuka untuk dikembangkan sebagai agenda penelitian pada masa mendatang.

Presenter ketiga, Rahmat Dipuro, bersama Adri Sulistiono, Hidayatullah, dan Roni Nuryusmansyah, menyampaikan penelitian berjudul “Managing Holistic Student Development in Salafiyah Pesantren through Pedagogical and Psychological Strategies.”

 

Kajian tersebut membahas pengelolaan pengembangan peserta didik secara menyeluruh di lingkungan pesantren salafiyah. Penelitian menekankan pentingnya integrasi strategi pedagogis dan psikologis dalam membentuk kemampuan intelektual, spiritual, emosional, sosial, dan karakter santri.

Presentasi terakhir disampaikan oleh Zaenudin Muhadam Amin bersama Ziaul Rahman Baehaqi, Muhamad As’ad Humam, dan Afif Afandi. Kelompok tersebut mempresentasikan penelitian berjudul “Islamic Educational Psychology for Holistic Student Development: A Framework for Indonesian Madrasahs.”

Penelitian tersebut menawarkan kerangka psikologi pendidikan Islam untuk mendukung pengembangan peserta didik secara holistik di madrasah Indonesia. Kerangka yang ditawarkan menempatkan aspek intelektual, emosional, spiritual, moral, dan sosial sebagai dimensi yang saling berkaitan dalam proses pendidikan.

Keempat presenter mampu menyampaikan gagasan dan hasil penelitian secara sistematis di hadapan peserta forum. Mereka menjelaskan latar belakang penelitian, pendekatan yang digunakan, temuan utama, serta kontribusi kajian terhadap pengembangan manajemen dan pendidikan Islam.

Setelah setiap presentasi, tim peneliti Institut Aminuddin Baki memberikan pertanyaan, tanggapan, dan feedback akademik. Masukan tersebut berkaitan dengan penguatan kerangka teori, ketepatan metodologi, kedalaman analisis, kejelasan kebaruan penelitian, serta kemungkinan pengembangan hasil penelitian untuk publikasi ilmiah.

Para presenter memperoleh pujian dari tim peneliti IAB karena mampu menghadirkan tema-tema yang relevan dengan perkembangan pendidikan kontemporer. Penelitian yang dipresentasikan juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama karena memadukan isu kepemimpinan, manajemen pendidikan, psikologi, pesantren, madrasah, dan nilai-nilai Islam.

Apresiasi tersebut menjadi pengalaman akademik yang sangat berarti bagi mahasiswa. Selain mendapatkan pengakuan terhadap karya penelitiannya, mereka juga memperoleh kesempatan untuk mengetahui bagaimana sebuah penelitian dibaca, dikritisi, dan dikembangkan dalam forum internasional.

Pengalaman tersebut menjadi capaian akademik yang luar biasa karena mahasiswa tidak berhenti pada kegiatan menulis artikel sebagai bagian dari tugas perkuliahan. Mereka juga belajar menyampaikan hasil penelitian secara terbuka, mempertanggungjawabkan argumentasi ilmiah, menjawab pertanyaan, serta menerima kritik dan saran dari peneliti internasional.


Bagikan artikel ini: